update post

Sabtu, 23 April 2016

DYING FETUS : THE MOST UNCOMPROMISING NYDM TERROR


DYING FETUS : 
THE MOST UNCOMPROMISING NYDM TERROR

Kemandirian dan integritas bermusik adalah dua prinsip utama yang selalu Dying Fetus (DF) bawa sejak membentuk band ini pada tahun 1991, disaat puncak ledakan Movement death metal sedang bergemuruh keras, DF lahir menjadi matang menjadi salah satu premier ekstrim death metal / grindcore terbaik yang muncul dari kancah Metal Global yang besar dan dari pergolakan keras Industri Musik bawah tanah. DF  ini diakui di seluruh dunia sebagai contoh utama dari kesempurnaan penulisan lagu, menggabungkan Aransemen yang inovatif dan Dinamis dengan Skill teknis serta struktur lagu terdengar serba catchy untuk menciptakan Struktur utama perpaduan dari Genre Death Metal, Hardcore dan Grindcore.

Tahun 1993 untuk pertama kalinya DF melepas Demo Klasik pertama mereka “Bathe in Entrails “ yang menampilkan formasi pertama DF adalah John Gallagher - Vocals/Lead Guitars/Drums, Jason Netherton - Bass/Vocals dan Nick Speleos - Guitars/Vocals, dan sekedar menjadi catatan aja kalo Nick Speleos lah yang pertama kali membuat Logo DF itu. Dengan Kemasan Kover Hitam putih hasil Xeroxed Copied dengan gambar tangan Josh Noss dan 5 lagu didalamnya direkam di Hit & Run Studios, ini adalah Kiprah awal DF mengenalkan Konsep New York Death Metal yang Kental elemen Slam Groovy ciamik-nya. Meski cuman beredar terbatas dikalangan teman saja, demo ini mendapat respon yang keren pula sehingga terus di produksi karena banyaknya permintaan. Berlanjut Pada tahun 1995, DF pun kembali merilis, mempromosikan dan mendistribusikan sendiri Demo Kedua mereka, “ Infatuation With Malevolence “ sekaligus mengenalkan member baru pasca Nick Speleos mengundurkan diri dari tubuh DF, selamat datang untuk Drummer berkulit hitam dengan pukulan skill fantastis-nya, Rob Belton ( Ex. Heretic Fork ) serta Gitaris Brian lata ( Ex. Desecration ) dengan kualitas dan kemasan lebih baik lagi, DF semakin dikenal public dengan konsep Fresh yang mereka tawarkan. dan Untuk mendukung album, DF pun mulai melakukan tour di Amerika Timur. Yang Tour ini termasuk penampilan Perdana mereka di  CMJ Music Convention di New York Lincoln Center. Dying Fetus juga mewakili band death metal sebagai genre pada panel di konvensi-nya. Tahun 1995 Wilrag Records akhirnya merilis album Kompilasi Pertama DF “Infatuation with Malevolence “ yang memuat kembali materi 2 demo klasik awal mereka, selanjutnya Label DF sendiri merilis ulang lagi dengan tambahan 4 lagu lagi sebagai Bonus Track lalu Tahun 2011 Relapse records kembali merilis Album Kompilasi ini untuk Ke-3 kalinya karena permintaan pasar yang tinggi. Hingga pada Tahun 1996, Album Full Pertama Dying Fetus “ Purification Through Violence “ berhasil dirilis secara bersamaan di Amerika oleh Pulverized Records dan di Eropa oleh Diehard Music untuk pasaran Internasional. Dying Fetus pun segera memulai Tour Panjang pertama mereka di Amerika Utara, melewati 25 kota bersama dengan Kataklysm dan Monstrosity. Dan ini mendapatkan Respon nyata Perform live band yang sangatlah menakjubkan dan nama DF seketika melambung popular tertinggi Di kancah Internasional. Album full Fresh pertama DF yang mendapat respon dan antusias yang luar biasa bagi karir band selanjutnya menampilkan komposisi musik DF yang semakin Dewasa dengan masih langganan menggarapnya di Hit And Run Studio kembali bareng enjiner Steve Carr. Tapi saying pasca album ini beredar dan menjalani beberapa rangkaian Tour, Drummer Rob Belton memutuskan untuk keluar dari DF.

Selanjutnya full Album Spektakuler dan paling Fenomenal sepanjang Karir DF menjadi Debutan Penuh Ke-2 “ Killing On Adrenalin “ dirilis oleh label asal Jerman, Morbid Records dan untuk Pasaran Amerika sendiri di rilis oleh Label Independen yang dikelola oleh Member DF dalam Blunt Force Records. Album pertama DF bersama dengan Drummer Berbakat dengan talenta Groovy Dasyat, Kevin Talley Tahun 1997 resmi bergabung disini setelah dirinya tidak bersama lagi band Deity. Tentunya nama Kevin Talley saat ini dikenal dengan banyak band yang digeluti-nya karena peranannya sebagai Drummer sewaan membawanya bisa keliling dunia hehehe, catat dulu band2 Kevin Talley hingga saat ini : Grot, Nothnegal, Battlecross (live), Dååth, ex-Horror of Horrors, ex-Chimaira, ex-Consumned, ex-Decrepit Birth, ex-Hate Eternal, ex-M.O.D., ex-Misery Index, ex-Six Feet Under, ex-Suffocation, ex-Truth Corroded, ex-WretchedPain, ex-Absence of the Sacred (live), ex-DevilDriver (live), ex-The Black Dahlia Murder (live), ex-The Red Chord (live), dan ex-All the Way to the Bank. DF lalu memulai 52 Daftar Tour di Amerika Utara / Eropa yang belum pernah terjadi sebelumnya, membantai di 12 negara dalam dari Denmark ke Spanyol dan Belgia ke Polandia. DF pun tampil di puluhan festival, termasuk sebagai Headliner band di event akbar Morbid Metalfest, serta Superbowl Of Hardcore. Dan Selama waktu ini, DF terus mempopulerkan nama untuk dirinya sendiri, muncul di banyak majalah nasional dan internasional, menempatkan track lagu terbaik pada puluhan CD kompilasi, dan konsisten melakukan kegiatan promosi radio dan internet. Full album ke-2 ini disebut2 sebagai Album DF terbaik sepanjang masa dengan Komposisi Musik yang semakin luar biasa masih dikerjakan di Hit and Run Studio bareng Steve Carr ini terjual hingga jutaan kopi dan beberapa kali dirilis oleh beberapa label seperti Displeased Records, Night of the Vinyl Dead Records dan Relapse Records termasuk Label Mereka sendiri, Blunt Force Records atas permintaan fans yang Tinggi. Bener2 prestasi mengagumkan direguk pada album ini dalam tempo sekejab ! Amazing !!!

Dan Kembali DF tahun 1999 Merilis kembali album Kompilasi band “ Infatuation With Malevolence “ yang didalamnya memuat Koleksi Demo tahun 93-94 dengan beberapa extra Bonus Track via label mereka sendiri, Blunt Force Record yang pada versi anyarnya, DF menambahkan 3 lagu yang direkam saat penampilan panggung mereka selama Tour di Eropa tahun 1998 serta 1 lagu demo yang belum sempat dipublikasikan sebelumnya.

Mencari untuk memperluas ruang lingkup mereka lebih jauh, DF akhirnya berhasil deal teken kontrak dengan Relapse Records dan langsung melakukan deretan Tur panjang lagi di Amerika bersama dengan Destruction dan Kataklysm. Dan sambil menunggu proses perilisan Full Album Ke-3, DF pun iseng2 merilis EP Fenomenal “ Grotesque Impalement “ yang memuat Konten koleksi materi lama yang direkam kembali dengan formasi baru ( “Grotesque Impalement “ dan “ Tearing Inside the Womb “ ) dan Cover version milik Baphomet & Next Step Up serta 1 lagu Iseng2 berirama Hardrock Galau “Hail Mighty North/Forest Trolls of Satan (Anno Clitoris 666 Opus II) “ tahun 2000 masih melalui label sendiri, yang hal ini dilakukan sebagai bentuk pemanasan mereka untuk para fans yang tidak sabar menanti full album baru pertama bersama Relapse Records. Hingga akhirnya Tahun 2000 DF dengan bangga melempar full album dasyat ke-3 nya “ Destroy The Opposition “ ke basis penggemar fanatik mereka. Sebuah materi album yang terus menyediakan reflek alami untuk keterasingan dan frustrasi kehidupan masyarakat yang menyedihkan berorientasi pada hal konsumen dan didominasi oleh keserakahan Penguasa. Mendukung Maksimal penjualan album ini, DF pun kembali melakukan Tour panjang selama 16 Bulan secara Internasional ! materi album ini tetep digarap dilangganan studio DF yang secara eksklusif dibiayai oleh Boss Relapse Records sendiri, Matt Jacobson. Ini adalah album pertama bagi Gitaris John "Sparky" Voyles ( ex-Sadistic Torment, ex-Criminal Element, ex-M.O.D., ex-Misery Index, ex-Destroy the Reviled, ex-Fear of God ) sejak dirinya resmi bergabung tahun 1998 menggantikan Brian Latta semakin menambah Powerfully Konsep bermusik DF.

Dan ternyata Karir Mulus DF ga sejalan dengan Utuhnya Formasi Hebat ini Bina. Disinyalir adanya masalah dengan manajemen DF yang kacau disaat band ini mendapatkan puncak Kejayaan pada Tahun 2001, 3 member DF secara bersamaan Mengundurkan diri, Bass/Vokal Jason Netherton, Sparky dan Drummer Kevin Talley Hengkang dari DF meninggalkan John Gallagher sebagai Frontman Orisinil tersisa. Langsung saja 3 Ex. DF ini membentuk band tandingan baru bernama Misery Index tahun 2001 dengan mengajak serta Gitaris/Vokalis Mike Harrison (Kommissar, ex-Autumn Dawn, ex-Cadaver Symposium, ex-Mainframe, ex-Pessimist (live), ex-Psychotogen, ex-Sadistic Torment ) yang sebelumnya adalah pembuat semua Layout & Art Graphix Rilisan DF. Jonh Gallagher sebagai Frontman tersisa pun tidak tinggal diam begitu saja dengan problem serius ini, lantas John mengajak Drummer Eric Sayenga ( Mordichrist, Warthrone, ex-Excrescent, ex-As the Sea Parts, ex-Witch-Hunt ), Vokalis Vince Mattews (Criminal Element, ex-Autumn Dawn, ex-Sadistic Torment, ex-Biovore, ex-Covenance, ex-Mucus Membrane ) yang beberapa kali menjadi Back.Vokal di Rilisan DF, gitaris Bruce Greig (Covenance, ex-Misery Index, ex-Eternal Ruin) dan Bassis Sean Beasley (ex-Garden of Shadows, ex-Sadistic Torment, ex-Biovore) untuk menghidupkan kembali nafas DF yang Kritis dengan langsung menulis 1 lagu “Vengeance Unleashed “ adalah sebagai pembuktian jika DF tetap Hidup !! lagu ini akhirnya di split kan dengan band death Metal brutal asal Finlandia, Deepred dan dirilis oleh Blunt Force Records awalnya dan akhirnya dirilis oleh Relapse Records. Masih memegang kekuatan besar karakteristik DF yang fantastic, Formasi ini kian kuat melaju kencang menyambung beberapa Tour panjang DF tersisa. Saying Bruce Greig hanya mampu bertahan 1 tahun dalam tubuh DF, sehingga kembali DF dilanda kebingungan mencari penggantinya hingga DF membuat sebuah Kontes Audisi yang diikuti oleh banyak Gitaris handal sedunia, namun pilihan terakhir jatuh pada gitaris Mike Kimball (ex-Disordered, ex-Malignant Inception) dan SHOW KEEP MUST GOES ON !!!!

Setelah hampir tiga tahun formasi baru ini DF kembali lagi dengan full album Ke-4 “ Stop At Nothing “. Yang Secara simbolis menjadi perwakilan dari aliansi besar anti-mainstream death metal / grindcore / hardcore-punk Scene, DF berdiri bertentangan secara langsung dengan apa yang dianggap "normal" di wilayah yang mayoritas konformis arena musik Amerika. Band ini dengan cepat mampu menghantam jalan yang mendukung penjualan album “ Stop At Nothing “ dengan menyelesaikan Tour Amerika Utara dan Menjadi Headline Band di Beberapa Festifal Eropa serta memberikan stand-out pertunjukan di festival metal internasional. Meski hadir dengan 90% Muka Baru, John Rupanya terhitung berhasil membawa Eksistensi Band ini dari sebelumnya tetap sukses ! saying sekali tahun 2005, Vokalis Vince Mattews memutuskan untuk cabut dari tubuh DF dan konsentrasi diband barunya, bersama dengan jawara2 Death Metal New York Sound Style, Criminal Elements! Dan 1 tahun kemudian giliran Drummer Eric Sayenga yang mengundurkan diri karena beberapa alasan, dan langsung digantikan oleh Drummer berbakat Duane Timlin yang punya segudang Prestasi dibeberapa band seperti dan Consumned, Insatanity, Invidiosus, Rebirth, Morta Skuld (live), ex-Forest of Impaled, ex-Judas Iscariot, ex-Sarcophagus, ex-Torrent, ex-Weltmacht, ex-Broken Hope, ex-Funeral Rites, ex-Ingurgitate, ex-Nokturnel, ex-Reign of Vengeance, ex-Saetith (live), ex-Eternal Ruin, ex-Anal Blast (live), serta ex-Divine Empire menjadi pertimbangan serius DF menggunakan Talentanya.

Setelah tiga tahun dan tur panjang, Dying Fetus merebahkan diri sejenak lagi untuk menulis dan merekam Materi baru kembali meski dengan formasi Kwartet di Hit & Run Studios di Rockville, MD masih dengan Enjiner langganan, Steve Carr. Album “ War Attrition “ semakin menjadi catatan baru yang terfokus kebrutalan Bermain Music DF. Dan dialbum full ke-5 ini, selain mencoba kedasyatan Power Drummer Duane Timlin, peranan Mike Kimball sebagai penulis lagu wajib diperhitungkan karena saat dirinya menulis “ One Shoot One Kill “ sempat mendapat protes dari beberapa Pihak Oposisi. Sayang lagi, 1 tahun perilisan album “ War Attrition “ Mike Memutuskan untuk cabut dari Tubuh DF disusul oleh Drummer Duane Timlin.

Masalah memang terus mengampiri DF secara bertubi tubi, meski menyisakan John dan Sean, DF akhirnya menemukan kembali eksistensi dan spirit barunya kala drummer Trey Williams (Covenance, Severed Head, ex-Tortured) memutuskan untuk bergabung ikut mengerjakan Materi selanjutnya. Dan tahun 2011 masih dengan taktik sebelumnya, membuat album Mini Pemanasan,DF merilis EP “History Repeats... “ tahun 2011 yang memuat 6 lagu Cover Version dan 1 lagu iseng2 “Rohypnol “ berdurasi 44 detik hahaha …. Track2 yang paling berpengaruh dari Musikalitas DF selama ini “Fade into Obscurity “ Dehumanized, “ Unchallenged Hate “ nya Napalm Death, “ Gorehog “ nya Broken Hope, “ Unleashed upon Mankind “ nya Bolt Thrower, “ Twisted Truth “ nya Pestilence dan “ Born in a Casket “ nya Cannibal Corpse, dimainkan dengan sangat bagus ala DF di EP ini. Dan barulah puncak Ejakulasi Fans harus terbayarkan lewat full album paling gress DF tahun 2012 Dengan “ Reign Supreme “, dengan sadis DF memperkenalkan Konsep Frustasi mereka dengan gempuran mega dasyat membabi Buta walau DF sudah banyak kehilangan warna Slam Groovy khas-nya, Album ini cukup hebat menggempur pasaran setelah untuk pertama kalinya DF tidak merekamnya distudio langganan mereka Hit And Run Studio, DF mencoba mengalihkan ke WrightWay Studios Baltimore, MD bareng enjiner dan Produser Steve Wright  yang dibantu oleh 2 asistennya Noah Gary & Sarah Fabiszak, sehingga memang ada banyak Karakter Musik DF berubah Secara Signifikan di materi kali ini.

Current Line Up :
John Gallagher - Guitar /Vocals (ex-Damnation, ex-Suffocation (live)
Sean Beasley - Bass, Vocals (ex-Garden of Shadows, ex-Sadistic Torment, ex-Biovore)
Trey Williams - Drums (Covenance, Severed Head, ex-Tortured)

DISCOGRAPHY
Bathe in Entrails Demo 1993    
Infatuation with Malevolence Demo 1994      
Infatuation with Malevolence Compilation 1995    
Purification Through Violence CD 1996    
Killing on Adrenaline CD 1998    
Grotesque Impalement EP 2000    
Destroy the Opposition CD 2000    
Killing on Live Video 2002      
Vengeance Unleashed / The Beating Goes On Split 2002      
Stop at Nothing CD 2003    
War of Attrition CD 2007    
Descend into Depravity CD 2009    
History Repeats... EP 2011      
Reign Supreme CD 2012    
Induce Terror Single 2016


Tidak ada komentar:

Posting Komentar